![]() |
| Renungan Harian | Kesalahan Itu Nilai Lebih Manusia (Yohanes 4: 1-42) |
Renungan Harian | Kesalahan Itu Nilai Lebih Manusia (Yohanes 4: 1-42) - Pada jaman sekarang ini kita dapat melihat pada sekeliling orang kristen yang naif, munafik, dan bahkan lebih parahnya ada beberapa dari mereka seperti hakim yang bebas meng-judge kesalahan orang lain.
Sebelumnya saya ingin mengucapkan Shalom untuk kalian semua saudara seiman, Saya sebagai penulis di blog ini adalah penulis baru yang terpanggil untuk membuat renungan untuk kita semua. Blog/situs ini dibuat bukan karena saya merasa orang suci atau paling benar.
Tetapi ini akan menjadi bahan pelajaran kita bersama-bersama termasuk saya, Agar kita tidak menjadi kristen yang takut mengakui kesalahan kita dimasa lalu dan gengsi untuk meminta maaf saat kita melakukan kesalahan.
Tentu topik ini sangat menarik ditengah kondisi kekristenan yang kita lihat makin mengkhawatirkan, Bagaimana bisa dibilang mengkhawatirkan ? Baiklah, Silahkan baca bahasan ini sampai habis ya ! Semoga topik ini dapat membawa kita lebih dekat dengan apa yang diinginkan Yesus Kristus dalam hidup kita.
Kesalahan Itu Nilai lebih Manusia
Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan di masa lalu atau di masa sekarang, Denngan orang terdekat atau orang jauh, Atau juga salah dalam mengambil keputusan dalam hidup ini.Didalam gereja selalu mengajarkan tentang arti pertobatan mulai dari pembaptisan, Dimana kita selalu diajarkan bahwa saat kita dibaptis adalah sebuah momen kehidupan baru dan meninggalkan momen-momen lama dalam hidup kita.
Ya itu memang benar, Tetapi ada satu hal yang sering orang kristen lupakan dan tidak sadari bahwa Kesalahan itu adalah nilai lebih manusia dalam menjalani hidupnya. Saat kita bayi mulai berjalan merangkak, berjalan, dan akhirnya bisa berlari, Apakah itu semua dilakukan dengan instan dan tanpa proses?
Sama halnya juga dengan saat kita mulai remaja dan dewasa, Dalam hidup ini kita akan terus belajar dari kesalahan-kesalahan yang disengaja ataupun tidak disengaja. Semua itu normal karena kita masih memiliki daging, Yesus pun tahu bahwa manusia adalah makhluk yang lemah dan akan selalu terjebak dalam dosa apapun bentuknya.
Namun percayalah kita semua dapat merubah diri kita jauh lebih baik seperti yang dicontohkan oleh Yesus Kristus asalkan kita kembali tahu bahwa kesalahan itu nilai lebih manusia.
Jangan pernah kalian merasa malu dengan masa lalu yang mungkin banyak melakukan kesalahan seperti terjebak dalam dosa zinah, pencurian, bahkan pembunuhan sekalipun.
Saat kita memutuskan untuk bertobat, Jangan lupakan masa lalu tersebut. Justru itu bisa kita jadikan tumpuan agar kita tidak terjebak kembali dalam dosa yang sama.
Namun jaman ini banyak sekali orang kristen yang malu untuk mengakui kesalahan dimasa lalunya, Bahkan tidak sedikit orang kristen yang lebih suka men-judge kesalahan orang lain.
Dalam Renungan Hari ini yang diambil dari Yohanes 4: 1 - 42, Kita dapat simpulkan bahwa Yesus ingin kita agar seperti wanita samaria yang ditemuinya disumur tersebut.
Wanita itu tanpa malu mengakui tentang dosa-dosa yang telah ia perbuat, Wanita itu tidak naif dan munafik. Padahal bisa saja wanita itu menghina balik yesus karena tiba-tiba membongkar aibnya.
Tapi lewat perkataan Yesus, dia bisa menangkap bahwa Yesus adalah Tuhan dan wanita itu rindu akan kehadiran tuhan yang selama ini dicarinya. Tuhan yang bukan datang ke dunia bukan untuk menghakimi dan memerintah.
Yesus datang ke dunia dengan tujuan menyelamatkan dan merubah pola pikir manusia pada saat itu khususnya kaum Israel yang bebal dan dipenuhi oleh pemikiran kaum farisi.
Janganlah menjadi orang farisi yang hanya tau taat beribadah , rajin gereja, Namun dalam diri mereka menyimpan banyak kepalsuan. Kaum farisi yang selalu menutupi kesalahannya dengan mencari kesalahan orang lain dan menghakiminya.
Mari saya dan anda semua menjadi umat kristen yang benar-benar mengerti bahwa Kesalahan kita dapat kita bagikan kepada orang lain yang ada dilingkungan kita. Agar mereka bisa terhindar dari dosa yang pernah saya dan anda perbuat dimasalalu.
Sedangkan saat melakukan kesalahan dimasa ini atau masa datang, Janganlah kita takut untuk mengakuinya. Bertobat lah kuncinya dan meminta pengampunan pada Tuhan Yesus juru selamat kita.
Semoga saja Renungan Harian Malam ini dapat menyadarkan kita semua arti indahnya hidup ini, Yesus datang untuk orang-orang yang terluka dan berdosa. Jadi jangan malu atau takut untuk mengakui kesalahan atau dosa kita.



0 Komentar